KEGIATAN RUTIN JUMAT PAGI MURID SD NEGERI 2 CURAHSURI
📅 23 Oct 2026, 06:39 WIB
✍️ Oleh: Administrator SD NEGERI 2 CURAHSURI
👁️ 46x dibaca
Setiap hari Jumat pagi, murid-murid SD NEGERI 2 CURAHSURI melaksanakan kegiatan rutin keagamaan yang menjadi salah satu bentuk pembiasaan positif di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini, membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia, serta membiasakan anak-anak untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT. Melalui kegiatan rutin ini, sekolah berharap agar para murid tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan di dalam kelas, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang memiliki keimanan, ketakwaan, sopan santun, kedisiplinan, dan rasa hormat kepada orang tua serta guru.
Pada Jumat pagi, suasana SD NEGERI 2 CURAHSURI terasa berbeda dari hari-hari biasanya. Sejak pagi, para murid mulai mempersiapkan diri untuk mengikuti kegiatan keagamaan dengan tertib dan penuh semangat. Mereka berkumpul bersama dengan teman-teman serta guru untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang telah menjadi kebiasaan di sekolah. Dengan suasana yang tenang dan penuh kebersamaan, kegiatan Jumat pagi menjadi momen yang sangat berharga bagi seluruh murid untuk mengawali aktivitas sekolah dengan berdoa, berzikir, membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an, dan melantunkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin secara bersama-sama. Para murid mengikuti bacaan dengan bimbingan guru agar kegiatan berlangsung tertib dan khusyuk. Pembacaan Surah Yasin menjadi sarana untuk mengenalkan dan menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur'an. Melalui kegiatan ini, murid dibiasakan untuk membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an, melatih kelancaran bacaan, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup. Pembiasaan membaca Al-Qur'an sejak usia sekolah dasar diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan baik yang terus terbawa hingga mereka dewasa.
Selain itu, kegiatan pembacaan Surah Yasin juga mengajarkan kepada murid tentang pentingnya ketenangan, kesabaran, dan kedisiplinan. Mereka belajar untuk mengikuti kegiatan secara bersama-sama, menghargai teman yang sedang membaca, serta menjaga sikap selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, pembacaan Surah Yasin bukan hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter yang mengajarkan nilai-nilai kebersamaan, ketertiban, dan rasa hormat terhadap sesama.
Setelah pembacaan Surah Yasin selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan tahlil secara bersama-sama. Para murid mengikuti rangkaian bacaan tahlil dengan penuh kesungguhan sebagai bentuk zikir dan upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT. Melalui pembiasaan tahlil, anak-anak diajak untuk senantiasa mengingat kebesaran Allah, mensyukuri segala nikmat yang telah diberikan, serta menyadari pentingnya menjaga hubungan yang baik dengan Allah SWT dan sesama manusia.
Kegiatan tahlil juga memberikan kesempatan kepada murid untuk belajar tentang arti rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari. Mereka diajarkan bahwa kesehatan, kesempatan untuk belajar, kasih sayang keluarga, bimbingan guru, serta persahabatan merupakan nikmat yang patut disyukuri. Dengan membiasakan diri berzikir dan mengingat Allah, diharapkan para murid tumbuh menjadi pribadi yang rendah hati, tidak mudah menyombongkan diri, serta mampu menghargai segala sesuatu yang dimiliki. Nilai-nilai tersebut sangat penting untuk membentuk karakter anak yang baik, baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Rangkaian kegiatan berikutnya adalah pembacaan Sholawat Nariyah bersama-sama. Dengan penuh semangat dan kekhusyukan, para murid melantunkan sholawat sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan rasa cinta kepada Rasulullah serta mengenalkan keteladanan beliau kepada anak-anak sejak dini. Melalui pembiasaan bersholawat, murid diharapkan semakin mengenal pentingnya meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai-nilai keteladanan Rasulullah yang dapat diterapkan oleh para murid antara lain berkata jujur, bersikap amanah, menghormati orang yang lebih tua, menyayangi yang lebih muda, membantu teman yang mengalami kesulitan, serta menjaga perkataan dan perbuatan. Murid juga diajak untuk membiasakan sikap sabar, pemaaf, dan santun dalam berinteraksi dengan orang lain. Dengan demikian, pembacaan Sholawat Nariyah tidak hanya menjadi rutinitas keagamaan setiap Jumat pagi, tetapi juga menjadi pengingat bagi anak-anak untuk senantiasa memperbaiki perilaku dan menumbuhkan akhlak yang terpuji.
Setelah pembacaan sholawat, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa untuk kedua orang tua. Pada bagian ini, para murid bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah SWT agar ayah dan ibu mereka senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, umur yang berkah, kelancaran rezeki, serta perlindungan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Suasana kegiatan menjadi semakin bermakna karena anak-anak diajak untuk mengingat kembali betapa besar kasih sayang dan pengorbanan orang tua dalam membesarkan, mendidik, dan memenuhi kebutuhan mereka.
Melalui pembacaan doa kedua orang tua, murid-murid SD NEGERI 2 CURAHSURI dibiasakan untuk memiliki rasa cinta, hormat, dan terima kasih kepada ayah dan ibu. Mereka diajarkan bahwa berbakti kepada orang tua merupakan salah satu bentuk perilaku terpuji yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Berbakti kepada orang tua tidak hanya diwujudkan melalui doa, tetapi juga melalui tindakan nyata, seperti berbicara dengan sopan, mendengarkan nasihat yang baik, membantu pekerjaan di rumah sesuai kemampuan, belajar dengan rajin, serta menjaga nama baik keluarga.
Kegiatan ini juga mengingatkan para murid bahwa di balik keberhasilan mereka dalam menempuh pendidikan, terdapat doa, perhatian, dan pengorbanan orang tua yang tidak ternilai harganya. Oleh karena itu, anak-anak diharapkan semakin menyadari pentingnya menghormati orang tua dan tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk belajar. Dengan membiasakan membaca doa untuk kedua orang tua setiap Jumat pagi, diharapkan tumbuh generasi yang memiliki hati lembut, rasa kasih sayang yang tinggi, serta kesadaran untuk selalu mendoakan dan membahagiakan orang tua.
Selanjutnya, seluruh murid mengikuti doa bersama. Dalam suasana yang tenang dan penuh harapan, mereka memanjatkan doa kepada Allah SWT agar diberikan kesehatan, keselamatan, kemudahan dalam belajar, kecerdasan dalam memahami pelajaran, serta keberhasilan dalam meraih cita-cita. Para murid juga berdoa agar menjadi anak-anak yang saleh dan salehah, memiliki perilaku yang baik, menghormati guru, menyayangi teman, serta mampu membedakan perbuatan yang baik dan yang tidak baik.
Melalui doa bersama, para murid belajar bahwa setiap kegiatan yang dilakukan hendaknya diawali dan disertai dengan doa. Mereka juga diajarkan untuk tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan, selalu berusaha dengan sungguh-sungguh, serta menyerahkan hasil dari setiap usaha kepada Allah SWT. Kebiasaan berdoa diharapkan mampu menumbuhkan sikap optimis, ketenangan hati, rasa percaya diri, dan semangat untuk terus belajar demi masa depan yang lebih baik.
Doa bersama juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan di antara seluruh murid. Ketika berdoa secara bersama-sama, mereka belajar bahwa setiap orang memiliki harapan dan cita-cita yang baik. Mereka diajak untuk saling mendoakan, saling mendukung, dan tidak merendahkan teman yang lain. Sikap kebersamaan tersebut sangat penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, damai, dan harmonis. Dengan demikian, kegiatan Jumat pagi dapat memberikan manfaat tidak hanya dalam aspek spiritual, tetapi juga dalam membangun hubungan sosial yang positif di lingkungan sekolah.
Pelaksanaan kegiatan rutin setiap Jumat pagi di SD NEGERI 2 CURAHSURI merupakan salah satu bentuk pembiasaan pendidikan karakter yang memiliki makna mendalam bagi perkembangan murid. Melalui rangkaian pembacaan Surah Yasin, tahlil, Sholawat Nariyah, doa kedua orang tua, dan doa bersama, para murid memperoleh kesempatan untuk belajar mempraktikkan nilai-nilai keagamaan secara langsung. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah untuk membangun kebiasaan baik yang dilakukan secara berkelanjutan, sehingga nilai-nilai religius tidak hanya dipahami sebagai pengetahuan, tetapi juga diterapkan dalam perilaku sehari-hari.
Kebiasaan mengikuti kegiatan keagamaan secara rutin diharapkan dapat membantu membentuk pribadi murid yang disiplin, bertanggung jawab, santun, jujur, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Murid juga diharapkan mampu membawa nilai-nilai positif yang diperoleh di sekolah ke dalam kehidupan keluarga dan masyarakat. Misalnya, membiasakan membaca Al-Qur'an di rumah, mendoakan kedua orang tua, menghormati guru, membantu teman, serta menjaga tutur kata dan perilaku dalam pergaulan sehari-hari.
Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa pendidikan di SD NEGERI 2 CURAHSURI tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga memperhatikan perkembangan spiritual dan pembentukan akhlak peserta didik. Sekolah memiliki peran penting dalam membantu anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang seimbang, yaitu memiliki pengetahuan yang baik, keterampilan yang memadai, serta landasan moral dan keagamaan yang kuat. Melalui pembiasaan yang dilakukan secara konsisten, diharapkan nilai-nilai kebaikan dapat tertanam dalam diri murid dan menjadi bagian dari kepribadian mereka hingga dewasa nanti.
Dengan adanya kegiatan rutin Jumat pagi ini, SD NEGERI 2 CURAHSURI terus berupaya menciptakan budaya sekolah yang religius, positif, dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu identitas baik sekolah dalam mendukung terbentuknya generasi penerus bangsa yang beriman, bertakwa, berilmu, dan berakhlak mulia. Seluruh murid diharapkan mengikuti kegiatan dengan penuh kesadaran, bukan sekadar karena rutinitas atau kewajiban sekolah, melainkan karena memahami manfaat dan nilai kebaikan yang terkandung di dalamnya.
Semoga kegiatan pembacaan Surah Yasin, tahlil, Sholawat Nariyah, doa kedua orang tua, dan doa bersama yang dilaksanakan setiap Jumat pagi di SD NEGERI 2 CURAHSURI senantiasa berjalan dengan lancar dan membawa keberkahan bagi seluruh warga sekolah. Semoga para murid tumbuh menjadi generasi yang mencintai Al-Qur'an, senantiasa bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW, berbakti kepada kedua orang tua, menghormati guru, menyayangi sesama, serta memiliki semangat belajar yang tinggi. Semoga pula melalui pembiasaan yang baik ini, SD NEGERI 2 CURAHSURI dapat terus melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga kuat dalam keimanan, luhur dalam akhlak, dan bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, agama, serta bangsa.
Tag:
#kegitan rutin